Banyak Calon Kades di Wilayah Kresek Tangerang Bermunculan, Petahana Ketar-Ketir?

oleh -683 views
Ilustrasi

TANGERANG, terbitanbanten.com – Enam bulan menjelang pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Tangerang, sejumlah bakal calon kepala desa (Balon Kades) mulai bermunculan. Meski pendaftaran belum dibuka, sejumlah balon namanya sudah mulai santer, bahkan setiap hari rutin sosialisasi kepada warga.

Seperti di Kecamatan Kresek, dari 9 desa, ada 7 desa yang akan menggelar Pilkada. Ke-7 Desa itu adalah Patrasana, Renged, Talok, Kemuning, Koper, Pasir Ampo dan Jengkol.

Menariknya, sebagian besar balon kades yang muncul kali ini adalah wajah-wajah baru. Hal inilah yang justru mengundang perhatian warga setempat. “Bisa saja kami nanti akan dukung calon kades yang baru saja. Harapannya bisa membawa perubahan di desa kami,” ujar Ari, warga Desa Talok. Di desa ini, sedikitnya ada 3 calon yang akan maju, termasuk kades saat ini alias petahana.

Hal sama juga terlihat di Desa Patrasana. Infornasi yang diterima, bakal ada lima tokoh yang akan mencalonkan diri, termasuk petahana. “Saya siap maju karena memang mendapat dukungan penuh tokoh Patrasana,” ujar seorang Balon Kades yang namanya belum mau disebutkan ini.

Warga Patrasana sendiri diantaranya juga ada yang berharap terjadinya perubahan pemimpin desa. “Karena itu, di sini kemungkinan bakal banyak yang akan memilih balon kades baru daripada petahana,” ujar Agus, warga Patrasana.

Di Pasir Ampo, sejumlah balon juga sudah mulai terlihat. Pihak petahana atau Kades saat ini Janta juga dikabarkan akan maju. Terkait ini, Janta beberapa waktu lalu menyatakan, siapapun warga negara atau masyarakat Desa Pasir Ampo boleh mendaftarkan dan mencalon diri menjadi Kepala Desa. “Karena itu, saya berharap siapapun calon Kades yang terpilih nanti agar mampu melakukan perubahan ke arah lebih baik lagi serta meneruskan program¬† yang masih tertunda,” paparnya

Maraknya balon kades di Kresek yang bermunculan disikapi positif oleh warga. Sebab, dengan begitu mereka menjadi punya banyak pilihan untuk calon kades yang dianggap mampu membawa perubahan ke arah yang lebih baik.

“Jadi, para balon kades yang baru ini yang sekarang justru menarik perhatian warga. Mereka menganggap sebagai balon alternatif yang bakal bersaing ketat dengan petahana,” ungkap Rukma, salah satu penggiat NGO di wilayah Kecamatan Kresek.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *